2 Tahun Lebih Ditahan di Iran, 2 Warga AS Segera Dibebaskan

2 Tahun Lebih Ditahan di Iran, 2 Warga AS Segera Dibebaskan

- detikNews
Rabu, 14 Sep 2011 11:31 WIB
2 Tahun Lebih Ditahan di Iran, 2 Warga AS Segera Dibebaskan
Jakarta - Dua warga Amerika Serikat yang telah ditahan di Iran lebih dari 2 tahun akan segera dibebaskan. Keduanya akan dibebaskan dari penjara Evin di Teheran setelah uang jaminan sebesar US$ 500 ribu (sekitar Rp 4,3 miliar) untuk masing-masing dibayar.

Rencana pembebasan Josh Fattal dan Shane Bauer tersebut disambut gembira oleh keluarga mereka.

"Kebebasan Shane dan Josh berarti segalanya bagi kami, dan ini merupakan kelegaan besar karena mengetahui mereka akan dibebaskan," demikian pernyataan keluarga mereka seperti dilansir CNN, Rabu (14/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua pria AS itu ditahan otoritas Iran pada 31 Juli 2009 lalu saat sedang hiking di wilayah Kurdi di Irak utara. Saat itu Fattal, Bauer dan seorang wanita bernama Sarah Shourd ditangkap setelah kesasar melewati perbatasan antara Irak dan Iran yang tidak ditandai.

Otoritas Iran menangkap ketiga warga AS itu atas tuduhan mata-mata dan masuk ke Iran secara ilegal. Shourd yang merupakan tunangan Bauer, dibebaskan tahun lalu karena alasan medis.

Sebelumnya dalam wawancara dengan stasiun NBC, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan, Bauer dan Fattal akan dibebaskan dalam beberapa hari.

Menurut Ahmadinejad, Fattal dan Bauer menikmati kondisi yang sangat baik di penjara. "Itu seperti tinggal di hotel," kata Ahmadinejad kepada NBC.

"Mereka secara ilegal melintasi perbatasan kami dan mereka ditangkap oleh penjaga-penjaga perbatasan," ujar Ahmadinejad.

"Kami mencoba tahun lalu untuk membebaskan satu dari ketiga orang itu, dan kami saat ini juga berupaya mengatur pembebasan kedua orang lainnya. Saya pikir dua orang ini akan bebas dalam beberapa hari," imbuhnya.

Di Washington, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan, pemerintah AS menyambut pernyataan pemerintah Iran tersebut namun menolak berkomentar lebih jauh.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads