Washington - Amerika Serikat tetap dalam status siaga atas kemungkinan serangan teroris meski peringatan 10 tahun serangan teroris 11 September telah berlalu tanpa insiden.
"Kami menganggap itu sebagai ancaman yang terus berlangsung," kata Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Janet Napolitano seperti dilansir kantor berita
AFP, Rabu (14/9/2011).
Hal itu disampaikan Napolitano di depan panel Senat Keamanan Dalam Negeri AS untuk membahas kerentanan AS akan ancaman-ancaman teror, 10 tahun setelah peristiwa serangan teroris 9/11 di negeri itu. Direktur FBI Robert Mueller juga hadir dalam pertemuan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pemerintah AS mengumumkan adanya ancaman teror yang baru dan kredibel namun belum terkonfirmasi sebelum peringatan 10 tahun serangan 9/11 pada 11 September lalu. Namun tak ada kejadian pada hari itu setelah otoritas AS meningkatkan pengamanan dalam negeri khususnya di Washington, DC dan New York.
(ita/nrl)