"Chavez telah mendominasi politik di Venezuela sejak tahun 1999. Ia mengharapkan terus memerintah setidaknya hingga 2025," kata seorang analis seperti dikutip kantor berita Reuters, Selasa (12/9/2011) waktu setempat.
Saat ini, Chavez masih melakukan upaya penyembuhan dari kanker yang menyerang tubuhnya. Dia dijadwalkan menjalani babak keempat kemoterapi setelah operasi kanker pada bulan Juni lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemilu pada Oktober 2012 memungkinkan kita kampanye yang panjang dan nyaman," kata salah seorang pemimpin oposisi, Henry Ramos Allup.
Chavez merupakan putra seorang guru dan lulusan Akademi Militer. Chavez meraih gelar insinyur tahun 1975 dan ia penggemar berat olahraga bisbol. Setelah terpilih sebagai presiden tahun 1998, ia berkali-kali mengalami guncangan pemerintahan, namun menang pemilu.
Sebagai pemimpin sosialis, kebijakannya tidak populer di kalangan pemimpin Barat. Chavez menetapkan undang-undang yang melegalkan bagaimana pemerintah bisa mengambil alih lahan-lahan tidur dan tanah milik swasta. Beberapa kebijakannya yang justru populer di kalangan warganya seperti hidrokarbon dengan royalti fleksibel bagi perusahaan-perusahaan yang mengoperasikan tambang minyak milik pemerintah.
Kebijakan luar negeri Chavez juga disorot Barat karena pernyataannya banyak menentang AS, kepentingan Barat dan bersekutu dengan Libya, Kuba, Iran hingga Korea Utara.
(Ari/irw)











































