Cavez Berharap Bisa Pimpin Venezuela hingga 2025

Cavez Berharap Bisa Pimpin Venezuela hingga 2025

- detikNews
Rabu, 14 Sep 2011 04:01 WIB
Cavez Berharap Bisa Pimpin Venezuela hingga 2025
Caracas - Meski sedang menjalani proses kemoterapi akibat kanker, Presiden Venezuela Hugo Chavez berharap masih bisa memimpin negara sosialis tersebut hingga 2025. Keinginan itu menyusul kesehatannya yang mulai membaik dengan memenangkan pemilu pada tahun depan.

"Chavez telah mendominasi politik di Venezuela sejak tahun 1999. Ia mengharapkan terus memerintah setidaknya hingga 2025," kata seorang analis seperti dikutip kantor berita Reuters, Selasa (12/9/2011) waktu setempat.

Saat ini, Chavez masih melakukan upaya penyembuhan dari kanker yang menyerang tubuhnya. Dia dijadwalkan menjalani babak keempat kemoterapi setelah operasi kanker pada bulan Juni lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pun demikian, pihak oposisi tidak merisaukan keinginan Chavez melanjutkan kepemimpinan. Sebab, pengobatan panjang membuat kalangan oposisi mampu merancang kampanye yang lebih meyakinkan.

"Pemilu pada Oktober 2012 memungkinkan kita kampanye yang panjang dan nyaman," kata salah seorang pemimpin oposisi, Henry Ramos Allup.

Chavez merupakan putra seorang guru dan lulusan Akademi Militer. Chavez meraih gelar insinyur tahun 1975 dan ia penggemar berat olahraga bisbol. Setelah terpilih sebagai presiden tahun 1998, ia berkali-kali mengalami guncangan pemerintahan, namun menang pemilu.

Sebagai pemimpin sosialis, kebijakannya tidak populer di kalangan pemimpin Barat. Chavez menetapkan undang-undang yang melegalkan bagaimana pemerintah bisa mengambil alih lahan-lahan tidur dan tanah milik swasta. Beberapa kebijakannya yang justru populer di kalangan warganya seperti hidrokarbon dengan royalti fleksibel bagi perusahaan-perusahaan yang mengoperasikan tambang minyak milik pemerintah.

Kebijakan luar negeri Chavez juga disorot Barat karena pernyataannya banyak menentang AS, kepentingan Barat dan bersekutu dengan Libya, Kuba, Iran hingga Korea Utara.

(Ari/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads