Seperti dilansir Reuters, Sabtu (10/9/2011), Dubes Israel diterbangkan ke Israel hari ini setelah demonstran menyerbu gedung kedutaannya. Menurut laporan Departemen Kesehatan setempat, 3 orang tewas dan 1.049 terluka dalam bentrokan antara demonstran dan polisi.
Kerusuhan itu bermula saat warga Mesir kembali berunjuk rasa di luar Kedubes Israel. Warga marah atas tewasnya lima polisi Mesir akibat ditembak pasukan Israel di perbatasan Sinai bulan lalu. Pemerintah Israel telah menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut dan berdalih bahwa pasukan Israel ketika itu tengah mengejar para teroris yang kabur ke wilayah Mesir.
Amerika Serikat, yang telah meggelontorkan miliaran dolar untuk bantuan ke Mesir karena berdamai dengan Israel pada tahun 1979, mendesak Kairo untuk melindungi Kedutaan Israel setelah pengunjuk rasa melemparkan dokumen kedutaan dan bendera Israel dari jendela.
"Martabat kami telah dipulihkan," kata Moh Alaa (24), seorang pengunjuk rasa yang berorasi di dekat lokasi bentrokan di sekitar gedung kedutaan Israel. Pecahan beton dan selongsong peluru tampak berserakan di jalan.
"Kami tidak ingin uang Amerika," teriaknya.
(anw/anw)











































