Elaraby akan mengadakan pertemuan tertutup dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moualem.
Dalam pertemuan itu, menurut kantor berita MENA dan dilansir Reuters, Sabtu (10/9/2011), Elaraby akan menyampaikan keprihatinan atas operasi antidemonstran yang dilancarkan pasukan Suriah, yang kabarnya telah menewaskan lebih dari 2 ribu orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Suriah menuding kelompok-kelompok bersenjata sebagai penyebab kekerasan tersebut. Menurut pemerintah Suriah, 500 tentara dan polisi telah tewas sejak pergolakan muncul di Kota Deraa, Suriah selatan pada pertengahan Maret lalu.
Atas kekerasan tersebut, Amerika Serikat dan Uni Eropa telah menerapkan sanksi-sanksi terhadap Suriah. Negara-negara tetangga Suriah pun semakin gencar mengkritik Assad.
(ita/ita)










































