Pria berumur 38 tahun itu merupakan satu-satunya korban yang selamat dalam musibah tersebut. Dia ditemukan tiga hari setelah kecelakaan pesawat yang menewaskan 8 orang lainnya.
Sebelumnya pejabat-pejabat Bolivia menyatakan seluruh penumpang dan kru tewas dalam kecelakaan pesawat Aerocon tersebut. Namun ternyata, pria bernama Minor Vidal tersebut berhasil selamat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala misi penyelamatan korban, Kapten David Bustos mengatakan, pria mujur tersebut terpaksa meminum air kencingnya untuk bertahan hidup.
"Dari jarak beberapa kilometer, kami melihat seseorang di tepi sungai sedang memberi tanda pada kami. Ketika kami mendekat, dia berlutut dan berterima kasih pada Tuhan," kata Kapten Bustos kepada BBC, Sabtu (10/9/2011).
"Dia bilang dia telah terperangkap dalam pesawat selama lebih dari 15 jam dan ketika dia akhirnya berhasil lepas, dia mulai berjalan dan bertahan hidup dengan meminum air seninya dan air dari danau," imbuh Bustos.
Delapan orang lainnya tewas dalam kecelakaan pesawat pada Selasa, 6 September tersebut. Pesawat yang mengangkut 7 penumpang dan 2 kru itu menghilang dari radar usai lepas landas dari Kota Santa Cruz, Bolivia timur menuju Trinidad. Diperkirakan pesawat mengalami masalah saat terbang melalui kabut asap tebal yang diakibatkan pembakaran hutan.
(ita/ita)











































