Seperti yang detikcom kutip dari Reuters, Sabtu (10/9/2011), pesawat khusus datang dari Israel untuk menjemput dubes Israel, staf, dan keluarganya. Dua mobil polisi dibakar oleh demonstran di jalan depan Kedubes Israel.
Polisi sudah berupaya membubarkan massa dengan melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata tetapi sepertinya upaya tersebut tidak berhasil. Hingga dini hari waktu setempat, sekitar 2.000 orang masih berkerumun di dekat Kedubes Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka membakar bendera Israel dan mengganti dengan bendera Mesir. Ada juga yang bisa masuk ke dalam salah satu kantor dan melempar beberapa berkas dokumen Kedubes Israel ke luar jendela.
"Aksi ini menunjukkan kelompok muda yang marah dan frustrasi terhadap Israel. Apalagi setelah serangan Israel di perbatasan yang menyebabkan 5 prajurit Mesir tewas," tutur pengamat politik asal Mesir, Nabil Abdel Fattah.
(gah/mei)











































