Pengunjuk rasa ini memberi sinyal kepada militer supaya mereka menepati janji melakukan reformasi pasca tumbangnya Mubarak. Meski panas terik membakar wilayah itu, mereka tetap berkumpul di Tahrir Square.
"Ini akan membuat malu orang-orang Mesir jika mereka lupa revolusi mereka," kata salah satu orator seperti dikutip dari AFP, Jumat (9/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih ada ketidakadilan di negeri ini," lanjut orator tersebut.
Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak kembali diadili meski terbaring di tempat tidur pasien. Pria berumur 83 tahun itu diangkut dengan sebuah ambulans.
Mubarak dan dua putranya serta pejabat-pejabat Mesir lainnya tengah diadili atas dakwaan korupsi dan pembunuhan ratusan demonstran. Lebih dari 850 orang tewas dalam 18 hari revolusi Mesir yang membuat Mubarak terguling setelah berkuasa selama tiga dekade.
(mok/mei)










































