PM India Kutuk Serangan Bom di New Delhi

PM India Kutuk Serangan Bom di New Delhi

- detikNews
Rabu, 07 Sep 2011 16:07 WIB
New Delhi - Perdana Menteri (PM) India Manmohan Singh mengutuk serangan bom yang terjadi di gedung Pengadilan Tinggi di New Delhi, India. Ledakan bom itu menewaskan 9 orang dan melukai 62 orang lainnya.

"Ini aksi teroris yang sifatnya pengecut," cetus Singh yang tengah berkunjung ke Bangladesh.

"Kami tak akan pernah mengalah pada tekanan terorisme. Ini perang yang panjang di mana semua partai politik, seluruh rakyat India harus bersatu sehingga momok terorisme ini dihancurkan," tegas pemimpin India itu seperti diberitakan AFP, Rabu (7/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ledakan bom tersebut terjadi pada Rabu sekitar pukul 10.15 waktu setempat. Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas peledakan bom itu.

"Sembilan orang telah dikonfirmasi tewas. Jumlah yang luka-luka saat ini 62," kata juru bicara kepolisian New Delhi, Rajan Bhagat. Beberapa korban luka saat ini dalam kondisi kritis.

Ini merupakan serangan teroris besar di tanah air India sejak peristiwa pengeboman di Kota Mumbai pada 13 Juli lalu yang menewaskan 26 orang. Pada September 2008 lalu, New Delhi pernah menjadi target serangkaian ledakan bom yang menewaskan 22 orang dan melukai hampir 100 orang di sebuah daerah perbelanjaan elit.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads