"Pria-pria bersenjata tak dikenal menyerang sebuah pos pemeriksaan yang berlokasi di antara Haditha dan Baiji, menewaskan delapan tentara," kata seorang perwira polisi yang menolak disebutkan namanya seperti dilansir AFP, Selasa (6/9/2011).
Diimbuhkan polisi tersebut, kelompok bersenjata tersebut kemudian mengumpulkan senjata para prajurit dan menaruh jasad para tentara dalam sebuah kendaraan dan membakarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pos pemeriksaan tersebut berada di jalan strategis yang menghubungkan dua provinsi Sunni: Anbar dan Salaheddin. Lewat jalan tersebut, para gerilyawan Irak kerap mengangkut senjata-senjata antara dua provinsi tersebut.
(ita/nrl)











































