Mengaku Bawa Bom, Pria dan Anaknya Datangi Kantor Hukum di Sydney

Mengaku Bawa Bom, Pria dan Anaknya Datangi Kantor Hukum di Sydney

- detikNews
Selasa, 06 Sep 2011 14:25 WIB
Mengaku Bawa Bom, Pria dan Anaknya Datangi Kantor Hukum di Sydney
Sydney - Kepolisian Australia terpaksa mengosongkan sebuah distrik bisnis di Sydney setelah seorang pria yang mengklaim memiliki bom masuk ke sebuah kantor hukum di Parramatta, Sydney barat. Pria yang belum diketahui identitasnya itu membawa serta seorang anak perempuannya yang diperkirakan berumur 11-12 tahun.

Pria itu masuk ke kantor hukum tersebut bersama anaknya dan meminta bertemu seseorang yang tidak dikenal oleh staf kantor hukum tersebut. Kepada staf tersebut, pria itu mengklaim membawa bom dalam tas ranselnya.

"Kita telah mendatangkan polisi-polisi negosiator di lokasi. Mereka telah berbicara dengan pria tersebut selama beberapa jam ini. Dia telah menyampaikan sejumlah tuntutan," kata Wakil Komisioner Kepolisian Denis Clifford seperti dilansir AFP, Selasa (6/9/2011). Namun Clifford tak bersedia menyebutkan apa saja permintaan pria tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Clifford, belum ada kepastian apakah pria tersebut benar-benar membawa bahan peledak. Namun kepolisian saat ini menanggapi klaim tersebut dengan serius.

"Kita belum tahu apa persisnya yang ada dalam ransel itu. Kita saat ini harus menduga bahwa apa yang dikatakannya adalah benar," tuturnya.

Menurut Clifford, prioritas kepolisaan adalah membebaskan anak perempuan tersebut dengan selamat, baru setelah itu pria tersebut.

Dalam tayangan televisi Australia, terlihat bahwa seorang pria yang bertelanjang dada dan memakai wig hakim menampakkan wajahnya di jendela kantor hukum. Pria itu sempat meneriakkan kata-kata yang kedengarannya seperti "Saya tak peduli jika saya mati". Hingga saat ini polisi masih terus bernegosiasi dengan pria tersebut lewat telepon.



(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads