Gubernur Louisiana menyatakan keadaan darurat, mengatakan banjir ini sebagai perhatian utama negara setelah Lee mendarat 50 mil (80 kilometer) barat daya Lafayette. Badai ini meniup angin sangat kencang dan berkelanjutan dengan kecepatan hingga 45 mil per jam.
Pusat Informasi Topan Nasional AS di Miami mengatakan badai itu perlahan-lahan bergerak ke utara dan diperkirakan berbelok ke timur laut Minggu malam. Hanya seminggu setelah Badai Irene menerjang Pantai Timur Amerika dan menyebabkan kehancuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan akan datangnya tornado juga dikeluarkan dari Louisiana hingga Florida. Angin yang terlalu kuat bertiup dikhawatirkan dapat memicu datangnya tornado yang mampu merobohkan tiang listrik dan pohon tumbang.
Pegawai perusahaan minyak lepas pantai pada hari Sabtu telah dievakuasi menjelang kedatangan badai Lee. Badai bergerak lambat namun dalam skala besar.
"Banyak sambaran kilat dimana air laut naik cukup cepat," kata Corey Pieper, seorang ahli meteorologi layanan cuaca nasional AS, seperti dikutip detikcom dari AFP, Senin (5/9/2011).
Badai Lee dikhawatirkan akan menghempaskan pesisir New Orleans. Sistem tanggul di New Orleans gagal setelah dihantam badai Katrina.
(van/fiq)










































