"Korban tewas 11 orang sekarang," ujar Kepala polisi Quetta, Ahsan Mehboob seperti dilansir dari AFP, Rabu (31/8/2011).
Bom tersebut meledak di saat sebagain besar warga tengah melaksanakan salat di masjid itu. Selain 11 orang yang tewas, bom ini mengakibatkan 22 orang luka berat.
Ahsan mengatakan, tim penjinak bom kepolisian sudah menyimpulkan, ini adalah bom bunuh diri. Bom itu diletakan di dalam mobil, bukan menempel kepada pelaku.
"Tampaknya ia tidak mengenakan bahan peledak di tubuhnya, tetapi ia telah menanam di dalam mobil," lanjut Mehboob.
Mobil maut tersebut tadinya berusaha untuk mencapai pelataran parkir masjid ini. Namun melihat banyaknya petugas keamanan, hal itu urung dilakukan pelaku.
"Kalau tidak, ia mungkin telah menyebabkan korban lebih banyak," katanya.
Seluruh korban ledakan sudah berhasil diidentifikasi. Hanya jasad orang yang ada di dalam mobil itu saja yang tak bisa lagi teridentifikasi.
(mok/mok)











































