"Republik Islam Iran mengucapkan selamat pada rakyat muslim Libya yang sikap tegasnya dalam beberapa bulan terakhir menggambarkan simbol lain gerakan populer di wilayah tersebut," demikian statemen Kementerian Luar Negeri Iran seperti diberitakan kantor berita resmi Iran, IRNA.
"Pergerakan populer di Libya sekali lagi menunjukkan bahwa mengikuti tuntutan sah rakyat dan menghormati opini mereka merupakan keharusan yang tak terbantahkan," demikian statemen kementerian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (23/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak pergolakan di Libya terjadi pada pertengahan Februari lalu, pemerintah Iran mengadopsi dua pendekatan sekaligus. Yakni, mengkritik rezim Muammar Khadafi atas serangan-serangannya terhadap para pemberontak namun di saat yang sama, Iran juga mengecam intervensi militer NATO di Libya.
(ita/nrl)











































