Malaysia Aman dari Aksi Teroris Ekstrem

Malaysia Aman dari Aksi Teroris Ekstrem

- detikNews
Selasa, 23 Agu 2011 15:55 WIB
Kuala Lumpur - Malaysia dianggap aman dari aksi-aksi teroris ekstrem. Ini terbukti dari tidak adanya insiden terorisme serius di negeri jiran itu dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu berkat efektifnya upaya-upaya penegakan hukum serta kerja sama kontra-terorisme yang erat dengan Amerika Serikat dan komunitas internasional.

Demikian menurut laporan global mengenai terorisme yang dirilis Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat seperti dilansir kantor berita harian Malaysia, The Star, Selasa (23/8/2011).

"Kepolisian Kerajaan Malaysia bekerja sama secara erat dengan komunitas internasional dalam upaya-upaya kontra-terorisme dan perwira-perwiranya menerima pelatihan dalam berbagai keahlian kontra-terorisme," demikian laporan Deplu AS tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporan itu juga disebutkan, unit polisi khusus operasi dan kontra-terorisme Malaysia telah menahan 15 tersangka teroris berdasarkan UU Keamanan Dalam Negeri atau Internal Security Act (ISA) tahun lalu.

Namun menurut laporan terorisme Malaysia 2010, negeri itu telah digunakan sebagai tempat transit dan perencanaan untuk teroris-teroris dan tetap rentan akan potensi aktivitas teroris sebagai akibat dari lemahnya pengawasan perbatasan dan adanya celah dalam keamanan maritim.

Sementara itu, Wakil Sekjen Kementerian Dalam Negeri Malaysia Datuk Abdul Rahim Mohd Radzi mengatakan, empat warga asing dan empat warga Malaysia telah ditahan berdasarkan ISA pada Juni lalu karena terlibat dalam perdagangan manusia.

Menurut Rahim, sindikat perdagangan manusia diyakini terlibat dalam mendatangkan lebih dari setengah juta pekerja asing ke Malaysia. Penangkapan itu dilakukan menyusul diberlakukannya sistem biometrik bagi warga asing yang masuk ke negeri itu sejak 1 Juni lalu.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads