Mereka mengibar-ngibarkan bendera Libya dan meneriakkan "Libya bebas!".Massa juga berteriak-teriak "Terima kasih, Sarkozy!" dan "Terima kasih, Obama!"
Rania Swadek, warga Libya-Amerika yang mengajar literatur Inggris di Washington, mengungkapkan kebanggaannya menjadi warga Libya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Nicholas Sarkozy dan rakyat Prancis yang menjadi yang pertama, bahkan sebelum Amerika, yang mendukung warga Libya dalm perjuangan mereka," tutur ibu dua anak yang tiba di AS pada tahun 1984 bersama saudara-saudara laki-laki dan perempuannya setelah menerima suaka politik.
Rezim Muammar Khadafi saat ini belum resmi jatuh. Namun Swadek yakin bahwa waktunya telah tiba bagi kejatuhan Khadafi yang telah berkuasa selama 42 tahun.
"Kami sangat yakin bahwa kami akan menang karena Tuhan bersama kami dan rakyat bersama kami," cetus Swadek.
Saat ini dilaporkan pertempuran masih terus berlangsung antara pasukan pro-Khadafi dan pemberontak di sejumlah lokasi di Tripoli. Menurut pihak oposisi, pasukan pendukung Khadafi masih menguasai sekitar 15-20 persen wilayah Tripoli.
(ita/fay)











































