"Mereka pada dasarnya menguasai empat daerah saat ini.... itu mewakili hanya sekitar 15 hingga 20 persen kota (Tripoli)," kata juru bicara pemberontak, Nasser kepada stasiun televisi Al Jazeera dan dilansir AFP, Senin (22/8/2011).
Setelah enam bulan, para pemberontak Libya akhirnya bisa menembus jantung kota Tripoli. Hampir keseluruhan wilayah Tripoli kini berada dalam kekuasaan pemberontak. Ribuan warga Libya pun turun ke jalan-jalan untuk merayakan momen tersebut.
Hingga kini belum diketahui keberadaan pasti Khadafi. Namun menurut sumber diplomatik, Khadafi kemungkinan masih berada di kediamannya di Bab al-Aziziya, Tripoli tengah.
"Dia masih berada di Tripoli dan mungkin berada di kediamannya di Bab al-Aziziya," ujar sumber tersebut.
Kawasan Bab al-Aziziya telah berulang kali menjadi target serangan-serangan udara NATO. Sebagian besar gedung-gedung di komplekas tersebut telah rata dengan tanah. Namun menurut sumber diplomatik tersebut, Khadafi memiliki banyak bunker yang bisa digunakannya untuk tempat berlindung.
(ita/fay)











































