Pemerintah Filipina sedang bekerja sama dengan Organisasi Internasional untuk Migrasi guna memulangkan warga Filipina lewat laut. Sebabnya jalan-jalan darat untuk evakuasi telah diblokir.
Demikian disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri Filipina Raul Hernandez seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (22/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan sekitar 2 ribu warga Filipina saat ini masih berada di Libya. Dari jumlah itu, sekitar 1.200 orang di antaranya tinggal di Tripoli dan sekitarnya.
Dikatakan Hernandez, belum diketahui kapan kapal evakuasi akan tiba di Tripoli untuk mengangkut warga Filipina meninggalkan Libya. Namun meski pemerintah memfasilitasi pemulangan warganya, Hernandez memperkirakan sebagian warga akan tetap tinggal di Libya.
"Banyak dari mereka itu pekerja medis dan mereka membantu di rumah sakit-rumah sakit, merawat warga Libya yang sakit dan terluka," tuturnya.
Pemerintah Filipina memperkirakan sekitar 26 ribu warganya berada di Libya saat dimulainya pergolakan di negeri itu enam bulan lalu. Namun sebagian besar dari mereka telah meninggalkan Libya sejak kerusuhan terjadi.
(ita/fay)










































