Masuknya para pemberontak tersebut dilansir dari Reuters, Senin (22/8/2011). Masuknya pemberontak anti Muammar Khadafi
tersebut disambut oleh warga yang berkumpul di jalan-jalan.
Saat memasuki Tripoli, tidak ada perlawanan yang dilakukan oleh pasukan dari Presiden Muammar Khadafi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya takut ketika kita tidak bertindak, mereka akan membakar Tripoli," ujar Muammar Khadafi lewat siaran dari televisi pemerintah kepada warganya.
"Tidak ada akan air, makanan, listrik bahkan kebebasan," tambahnya.
(fiq/anw)











































