Tripoli -
Presiden Libya Muammar Khadafi menyerukan kepada warganya untuk melawan para pemberontak yang bergerak menuju Tropoli. Pemberontak sendiri telah berada di panggiran kota Tripoli dan saat ini sedang melancarkan serangan untuk menjatuhkan kota Tripoli
"Saya takut ketika kita tidak bertindak, mereka akan membakar Tripoli," ujar Muammar Khadafi lewat siaran dari televisi pemerintah kepada warganya seperti yang diberitakan oleh reuters, Senin (22/8/2011).
"Tidak ada akan air, makanan, listrik bahkan kebebasan," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, ribuan pemberontak sedang bergerak menuju Ibukota Libya, Tripoli. Pemberontak tersebut bahkan telah mengambil alih salah satu barak milik pasukan elite Khadafi yang dipimpin oleh salah seorang putranya yaitu Khamis. Secara diam-diam juga, para pemberontak telah menyiapkan serangan ke Tripoli selama berbulan-bulan dan mulai melancarkan serangan ke Tripoli pada beberapa hari yang lalu.
"Saya memberi perintah untuk membuka stok senjata," kata Khadafi. "Saya menyerukan pada semua warga Libya untuk bergabung melawan ini. Mereka yang takut, dapat memberikan senjatanya untuk ibu atau saudara anda," teriaknya.
"Pergilah, saya dengan Anda sampai akhirnya saya di Tripoli. Kami akan menang," katanya.
(fiq/anw)