"Jumlah korban jiwa kini telah bertambah menjadi 48," ujar pejabat tinggi Khyber, Mutahar Zeb kepada kantor berita AFP, Sabtu (20/8/2011).
Dikatakannya, mereka yang tewas termasuk empat anak laki-laki berumur kurang dari 9 tahun. "Itu bom bunuh diri. Si pengebom membawa sekitar 8-10 kg bahan peledak dan berjalan kaki," tutur Zeb.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, lebih dari 500 orang berkumpul di dalam masjid untuk menunaikan salat Jumat. Menurut pejabat senior pemerintahan setempat, Sayed Ahmed Jan, bom meledak beberapa detik setelah salat selesai.
Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bunuh diri itu.
Serangan bom itu merupakan yang paling mematikan di Pakistan dalam tiga bulan terakhir. Tepatnya setelah 13 Mei lalu ketika dua pengebom bunuh diri meledakkan diri mereka di luar sebuah pusat pelatihan polisi. Sebanyak 98 orang tewas dalam kejadian itu.
(ita/nrl)










































