Menurut keterangan dari Polisi, pelaku meledakkan bom mobil tepat di depan gedung Kedutaan Besar Inggris di Kabul. Sebuah mobil lain yang sudah dilengkapi dengan bahan peledak menyusul meledak tidak lama setelah terjadi ledakkan pertama.
"8 anggota kepolisian Afghanistan dan seorang tentara asing dipastikan tewas dalam serangan ini," ujar Kepala Investigasi Kriminal dari Kepolisian Kabul, Mohammad Zahir, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/8/2011) dinihari.
Menurut laporan, 2 orang guru asal Inggris dan satu asal Afrika Selatan, berada di komplek bangunan, namun berhasil diselamatkan oleh pasukan Afghanistan. "Ini merupakan serangand ari kelompok pengecut, yang dialamatkan kepada kepentingan-kepentingan Inggris," ujar Duta Besar Inggris untuk Afghanistan, Sir william Patey.
Taliban mengaku bertanggungjawab atas kejadian ini. Melalui juru bicaranya, Taliban menyatakan bahwa serangan ini merupakan peringatan terhadap Pemerintah Afghanistan yang telah tunduk pada kekuatan asing dan terhadap Inggris sebagai kekuatan asing yang menguasai Afghanistan.
"Kami sekarang mengingatkan mereka, kami akan kembali menjadi sebuah negara merdeka. Merdeka dari seluruh kekuatan asing, khususnya dari Inggris," tegas juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.
(van/van)











































