"Kami mendapat petunjuk bahwa serangan biadab ini merupakan serangan bom bunuh diri. 20 jenazah saat ini sudah dibawa ke dua rumah sakit dan sisanya sudah diambil oleh keluarganya untuk dibawa pulang," ujar Wakil Walikota Khyber, Khalid Mumtaz Kundi, Jumat (19/8/2011), seperti yang dikutip detikcom dari Reuters.
Stasiun televisi setempat juga sempat memperlihatkan ceceran darah di dinding dan langit-langit masjid. Tempat dimana para jamaah salat Jumat menyimpan sandal juga terlihat hancur berantakan akibat ledakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas ledakan ini.
Sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas ledakan ini.
(gah/van)










































