"Presiden Obama memuji PM atas keteguhan yang dia, pemerintahnya dan polisi Inggris tunjukkan dalam menangani kerusuhan baru-baru ini dan ikut merasakan harapan PM agar situasi sekarang akan terus berlangsung tenang," ujar juru bicara Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (15/8/2011).
Kepolisian Inggris sejauh ini telah menangkap lebih dari 2.140 orang terkait kerusuhan di London dan kota-kota Inggris lainnya. Dari jumlah itu, sekitar 1.000 orang telah mulai diadili.
Pjs Komisioner Scotland Yard, Tim Godwin memperkirakan total sekitar 3 ribu orang akan diseret ke pengadilan atas kerusuhan-kerusuhan tersebut.
PM Cameron pun telah berjanji akan menindak tegas para pelaku kerusuhan.
Menurut Cameron, kerusuhan tersebut merupakan titil balik dalam sejarah Inggris karena polisi, politikus dan publik harus memutuskan apa yang akan dilakukan terhadap para penjahat di balik gelombang kerusuhan yang mengguncang Inggris pekan lalu.
"Kegilaan penjarahan, huru-hara dan pembakaran pastinya akan mengubah banyak hal," tutur Cameron yang mengingatkan akan adanya kebijakan "toleransi nol" atau "zero tolerance" terhadap para pelaku kerusuhan.
Cameron telah menyewa mantan kepala kepolisian New York, Bill Bratton, untuk memberikan saran kepada pemerintah Inggris mengenai cara menangani kultur gang. Bratton merupakan figur kunci dalam menerapkan "zero tolerance" di New York dan menurunkan angka kejahatan di negara bagian AS itu setelah kerusuhan Los Angeles tahun 1992.
(ita/nrl)











































