"Delapan orang masuk ke rumahnya sekitar pukul 03.30 waktu setempat, ketika penjaga keamanan yang bertugas sedang membuat persiapan untuk berpuasa," kata petugas kepolisian Pakistan, Tajamal Hussain, seperti dilansir Reuters, Minggu (14/9/2011).
"Dua dari penyerang berasal dari gerbang depan. Sementara enam orang lainnya menggunakan pintu belakang. Mereka menyiksa para penjaga dan kemudian menculik pria AS tersebut", lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moore menambahkan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan otoritas Pakistan untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Konsulat AS di Lahore pun terus memberikan dukungannya terhadap keluarga Weinstein.
(anw/anw)











































