Banyak warga Inggris bersimpati pada mahasiswa berumur 20 tahun itu. Bahkan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron ikut geram dengan kejadian itu.
"Ada kantong-kantong masyarakat kita yang bukan cuma rusak tapi terus terang sakit," cetus Cameron seperti dilansir harian Telegraph, Kamis (11/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cameron telah berjanji bahwa semua pelaku kerusuhan tidak akan lolos dari jerat hukum. Haziq baru tiba di Inggris bulan lalu. Saat kejadian, mahasiswa akuntansi itu sedang mengayuh sepedanya untuk membeli makanan buat berbuka puasa ketika dirinya diserang oleh sekelompok anak muda di daerah Barking, sebelah timur London.
Sepedanya dibawa lari oleh seorang anak laki-laki yang menurut Haziq berumur sekitar 12 tahun. Sementara yang lainnya merebut telepon selulernya. Haziq kemudian dianiaya oleh kelompok pemuda bersenjatakan pisau itu. Haziq pun tak sadarkan diri setelah dipukuli dan ditendang.
"Mereka mengancam akan menikam saya," ujarnya dalam video yang diposting di YouTube. "Beberapa dari mereka masih sangat muda dan kemungkinan masih di Sekolah Dasar," tuturnya.
Ketika tersadar, Haziq yang berdarah-darah mendapati dirinya telah dikerumuni sekelompok orang. Dia pun dibantu untuk berdiri oleh seorang pria namun kemudian pria-pria lainnya membuka tas ranselnya dan membawa kabur barang-barangnya termasuk game console Sony PSP.
Adegan perampokan itulah yang diunggah ke YouTube dan telah menjadi sensasi internet di mana sekitar dua juta orang telah melihatnya dalam beberapa hari saja.
(ita/nrl)











































