Demikian seperti dilansir AFP, Senin (8/8/2011). Setibanya di London, PM Cameron akan memimpin rapat tanggap darurat untuk menangani situasi kerusuhan yang semakin meluas di London.
Selain itu, PM Cameron juga akan menggelar rapat terbatas dengan Menteri Dalam Negeri dan Kepala Kepolisian Inggris. Rapat tersebut juga masih terkait dengan kerusuhan London yang semakin meluas di hari ketiga ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
COBR merupakan kependekan dari Cabinet Office Briefing Room, sebuah ruangan pemerintahan yang dilengkapi dengan jaringan video dan audio yang biasanya digunakan untuk mengatasi masalah-masalah darurat. Dalam ruangan ini seringkali dilakukan rapat untuk membahas kondisi darurat dengan melibatkan menteri-menteri senior, tokoh-tokoh penting di luar pemerintahan seperti tokoh militer ataupun kepolisian.
Kerusuhan di London semakin meluas pada hari ketiga. Polisi anti huru-hara mencoba menghalangi sekumpulan pemuda yang berusaha membakar mobil, toko dan sejumlah barang jarahan.
Saat kerusuhan pecah, PM Cameron diketahui tengah berlibur dengan keluarganya di sebuah vila mewah di Tuscany, Italia. Kantor PM pada minggu lalu mengatakan, PM Cameron tidak akan kembali ke Inggris di tengah-tengah krisis utang di wilayah Eropa. Namun saat ini, Cameron memutuskan kembali untuk menangani kerusuhan yang semakin meluas di London.
Sementara itu, news.sky.com melaporkan bahwa kerusuhan telah meluas secara sporadis ke sejumlah wilayah London. Banyak toko dijarah, mobil dibakar dan para petugas kepolisian bahkan diserang oleh warga sipil.
Kerusuhan bahkan dilaporkan telah meluas ke wilayah Birmingham. Terakhir kali, kerusuhan terparah pecah di wilayah sekitar Hackney di London timur, Lewisham, Peckham dan Croydon di wilayah London selatan. Wilayah Clapham sendiri juga dilanda kerusuhan, deretan toko yang ada di Lavender Hill diserang massa.
Pihak Kepolisian London telah meminta para warga untuk tidak keluar rumah dan tidak membiarkan anak-anaknya keluar rumah. Jalanan di seluruh penjuru London dikosongkan. Situasi semakin kacau dengan adanya pertarungan antara sekelompok pemuda dengan petugas kepolisian. Mereka melemparkan kursi, potongan kayu, benda apapun yang ada ke arah petugas.
(nvc/mad)











































