Seperti diberitakan Sky News, Minggu (7/8/2011), polisi membenarkan kalau kekacauan terus berlanjut secara sporadis di sekitar Tottenham. Sebagian warga tampak shock dan menyesalkan kekacauan yang terjadi sejak semalam.
"Tottenham seperti kawasan perang," ujar seorang saksi mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mendiamkan saja gedung-gedung terbakar semalam," kata saksi itu lagi.
Seorang warga Tottenham kulit hitam, Dixie Ndalla, mengatakan masalah penembakan warga oleh polisi sangat memprovokasi warga. Pemilik toko ini menyesalkan kerusuhan yang terjadi di Tottenham.
"Tottenham itu sebenarnya tempat yang enak dan tenang untuk tinggal," kata Ndalla.
(fay/vit)











































