Menurut pejabat lokal, para korban tewas adalah seorang imam beserta istrinya dan enam anak mereka. Gubernur distrik Shadi Khan menjelaskan kejadian tersebut.
"Sekelompok Taliban menyerang patroli pasukan NATO," kata Khan. "Kemudian, serangan udara menargetkan rumah seorang imam masjid tersebut di daerah itu. Akibatnya, sang imam, istrinya dan enam anak mereka tewas," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Patroli koalisi diserang oleh para gerilyawan bersenjatakan roket granat dan senjata api di Distrik Nad Ali," kata juru bicara itu.
"Pasukan koalisi merespons dengan tembakan pistol dan mereka lanjutkan dengan serangan udara terhadap posisi gerilyawan," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/8/2011).
"Tak lama setelah itu, ISAF mengetahui bahwa warga sipil telah disandera oleh gerilyawan dan mungkin berada di sana selama serangan," katanya.
Serangan udara koalisi di Afghanistan kerap menimbulkan korban jiwa warga sipil. Namun ISAF bersikeras bahwa pihaknya melakukan semua langkah untuk membatasi jatuhnya korban jiwa warga sipil dalam operasinya di Afghanistan.
(ita/ita)











































