8 Warga Sipil Tewas Dalam Serangan Udara NATO di Afghanistan

8 Warga Sipil Tewas Dalam Serangan Udara NATO di Afghanistan

- detikNews
Sabtu, 06 Agu 2011 16:43 WIB
Kabul - Warga sipil kembali menjadi korban serangan udara NATO di Afghanistan. Kali ini delapan orang tewas dalam serangan udara NATO di Distrik Nad Ali, Provinsi Helmand, Afghanistan selatan.

Menurut pejabat lokal, para korban tewas adalah seorang imam beserta istrinya dan enam anak mereka. Gubernur distrik Shadi Khan menjelaskan kejadian tersebut.

"Sekelompok Taliban menyerang patroli pasukan NATO," kata Khan. "Kemudian, serangan udara menargetkan rumah seorang imam masjid tersebut di daerah itu. Akibatnya, sang imam, istrinya dan enam anak mereka tewas," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara pasukan International Security Assistance Force (ISAF) pimpinan NATO di Kabul menyatakan, pasukan koalisi telah membahas insiden tersebut dengan para tokoh setempat.

"Patroli koalisi diserang oleh para gerilyawan bersenjatakan roket granat dan senjata api di Distrik Nad Ali," kata juru bicara itu.

"Pasukan koalisi merespons dengan tembakan pistol dan mereka lanjutkan dengan serangan udara terhadap posisi gerilyawan," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/8/2011).

"Tak lama setelah itu, ISAF mengetahui bahwa warga sipil telah disandera oleh gerilyawan dan mungkin berada di sana selama serangan," katanya.

Serangan udara koalisi di Afghanistan kerap menimbulkan korban jiwa warga sipil. Namun ISAF bersikeras bahwa pihaknya melakukan semua langkah untuk membatasi jatuhnya korban jiwa warga sipil dalam operasinya di Afghanistan.

(ita/ita)


Berita Terkait