"Mubarak diangkut dengan ambulans menuju bandara Sharm el-Sheikh sebagai persiapan untuk kepergiannya ke Kairo," demikian diberitakan stasiun televisi pemerintah Mesir seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (3/8/2011).
Pria berumur 83 tahun itu akan muncul di persidangan yang digelar di akademi kepoplisian di Kairo bersama dua putranya, Alaa dan Gamal. Mantan menteri dalam negeri Mesir Habib al-Adly dan enam komandan kepolisian juga akan diadili dalam kasus yang sama. Pengusaha Hussein Salem yang berhubungan erat dengan Mubarak, juga diadili secara in absentia dalam kasus yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tempat digelarnya pengadilan dijaga ketat oleh aparat polisi dan tentara. Lebih dari 1.000 polisi dan tentara dikerahkan untuk mengamankan kompleks pengadilan.
Mubarak telah ditahan selama beberapa bulan di rumah sakit di Sharm el-Sheikh, kota wisata di Laut Merah, tempat dirinya dirawat karena menderita masalah jantung.
Menurut salah seorang pengacara Mubarak, Farid al-Deeb, pihaknya akan beragumen bahwa Mubarak terlalu sakit untuk diadili dan dia tidak memerintahkan kekerasan terhadap demonstran yang menewaskan lebih dari 850 orang.
(ita/nrl)











































