Kembali Bekerja, Anggota Kongres AS Korban Penembakan Disambut Applause

Kembali Bekerja, Anggota Kongres AS Korban Penembakan Disambut Applause

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2011 10:21 WIB
Kembali Bekerja, Anggota Kongres AS Korban Penembakan Disambut Applause
Washington - Gabrielle Giffords, anggota kongres Amerika Serikat (AS) yang menjadi korban penembakan di kepala oleh seorang psikopat di Arizona kini sudah sembuh. Kedatangannya kembali di kantor DPR AS disambut dengan tepuk tangan meriah.

Diberitakan Guardian, Selasa (2/8/2011), Giffords hadir di kongres untuk mengikuti voting penting terkait undang-undang tentang utang. Wajahnya tampak segar dengan rambut pendek, meski aktivitasnya masih terbatas.

Melihat kedatangan politisi Demokrat tersebut, beberapa anggota kongres lain langsung memberikan pelukan dan ciuman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya telah mengikuti perdebatan tentang utang-utang tertinggi kami dan saya sangat kecewa terhadap yang terjadi di Washington. Saya harus hadir di sini untuk voting. Saya tidak bisa mengambil risiko, karena dengan absennya saya bisa hancur perekonomian kita," kata Giffords yang tampil dengan blus biru tersebut.

Komentar bermunculan dari koleganya. Nancy Pelosi, pemimpin partai Demokrat mengatakan, Giffords adalah sebuah gambaran sosok penuh keberanian. "Di seluruh Amerika, tidak ada nama yang mendapatkan begitu banyak cinta, hormat, selain Gabrielle Giffords," pujinya.

Insiden maut yang menimpa Giffords terjadi ketika acara pertemuan dengan para konstituennya di luar sebuah mal di Kota Tucson, Pima County. Seorang pria bernama Jared Loughner tiba-tiba melepas tembakan dengan membabi-buta. Usai menembaki korban-korbannya, pria berumur 22 tahun itu ditangkap dan dituntut atas dakwaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

Dalam peristiwa itu, enam orang tewas dan 13 orang lainnya terluka, termasuk Giffords. Politikus Partai Demokrat itu sempat kritis akibat tembakan di bagian kepala.

Atas peristiwa tersebut, bendera setengah tiang dikibarkan di gedung parlemen Capitol Hill. Presiden AS Barack Obama memimpin langsung pengheningan cipta nasional pada Senin, 10 Januari waktu setempat.


(mad/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini