Diberitakan Guardian, Selasa (2/8/2011), Giffords hadir di kongres untuk mengikuti voting penting terkait undang-undang tentang utang. Wajahnya tampak segar dengan rambut pendek, meski aktivitasnya masih terbatas.
Melihat kedatangan politisi Demokrat tersebut, beberapa anggota kongres lain langsung memberikan pelukan dan ciuman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komentar bermunculan dari koleganya. Nancy Pelosi, pemimpin partai Demokrat mengatakan, Giffords adalah sebuah gambaran sosok penuh keberanian. "Di seluruh Amerika, tidak ada nama yang mendapatkan begitu banyak cinta, hormat, selain Gabrielle Giffords," pujinya.
Insiden maut yang menimpa Giffords terjadi ketika acara pertemuan dengan para konstituennya di luar sebuah mal di Kota Tucson, Pima County. Seorang pria bernama Jared Loughner tiba-tiba melepas tembakan dengan membabi-buta. Usai menembaki korban-korbannya, pria berumur 22 tahun itu ditangkap dan dituntut atas dakwaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.
Dalam peristiwa itu, enam orang tewas dan 13 orang lainnya terluka, termasuk Giffords. Politikus Partai Demokrat itu sempat kritis akibat tembakan di bagian kepala.
Atas peristiwa tersebut, bendera setengah tiang dikibarkan di gedung parlemen Capitol Hill. Presiden AS Barack Obama memimpin langsung pengheningan cipta nasional pada Senin, 10 Januari waktu setempat.
(mad/nrl)










































