Chavez Sebut Pemberontak Libya sebagai Teroris

Chavez Sebut Pemberontak Libya sebagai Teroris

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2011 07:56 WIB
Caracas - Presiden Venezuela Hugo Chavez mengecam pemberontak Libya sebagai "teroris". Chavez yang tengah menderita kanker itu pun menyerukan negara-negara lain untuk memutuskan hubungan dengan dewan oposisi yang menentang rezim Muammar Kadhafi.

"Kita menolak mengakui Dewan Transisi Nasional. Kita mengatakan bahwa negara-negara Eropa dan lainnya telah mengakui kelompok teroris dan memberi mereka legitimasi," katanya seperti dikutip dari kantor berita AFP, Senin waktu setempat (1/8/2011).

Dia melanjutkan, pengakuan seperti itu berarti menghancurkan landasan hukum internasional. Sebab, Hugo menilai hal itu akan meingkatkan jumlah kaum oposisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sangat berbahaya, dan bisa terjadi pada semua presiden. Besok presiden itu bisa salah satu dari kita. Ini tidak dapat ditoleransi," tandas Chavez

Penganut sosialis Amerika Latin yang mendukung Khadafi secara konsisten mengecam operasi militer NATO. Sebab, operasi tersebut dianggap hanya upaya mengambil alih minyak Libya.

Pada tahun 2004, Chavez memperoleh penghargaan internasional untuk Hak Asasi Manusia dari Khadafi. Sementara pemimpin Kuba Fidel Castro dan Nikaragua Daniel Ortega juga mendapat penghargaan tersebut.

(Ari/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads