"NTC (Dewan Transisi Nasional) akan dapat menggunakan dana ini untuk membeli kebutuhan yang bersifat kemanusiaan," kata Menteri Luar Negeri Prancis, Alain Juppe, dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Selasa (2/8/2011).
Setelah pertemuan dengan Menlu, Duta besar baru NTC untuk Paris, Mansur Saif al-Nasr, mengatakan, "Ini adalah dana milik rakyat Libya yang akan digunakan untuk membeli makanan dan obat."
Gerakan pemberontakan Libya menempatkan duta besarnya di Paris dan London Kamis lalu untuk memformalisasi hubungan dengan sekutu utamanya itu. Tujuannya tak lain adalah untuk bersama-sama menjatuhkan Khadafi dari kekuasaan di Tripoli.
Prancis dan Inggris mengambil bagian dari serangan terkoordinasi NATO ke aset-aset militer Khadafi. Paris adalah negara luar pertama yang secara formal mengakui pemberontak sebagai penguasa sah negara itu.
(lrn/Ari)











































