Menurut paramedis Palestina, kedua korban adalah Moatassem Adwan, pria berumur 22 tahun dan Ali Khalifa, pria berumur 23 tahun.
Seorang pejabat gerakan Fatah mengatakan pada kantor berita AFP, Senin (1/8/2011), pasukan Israel masuk ke kamp Qalandiya, dekat Kota Ramallah tersebut pada hari ini sekitar pukul 03.30 waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber-sumber intelijen Palestina mengatakan, kedua korban dibawa ke rumah sakit di Ramallah saat subuh. Salah seorang dari keduanya terkena tembakan di kepala dan tewas seketika. Sedangkan seorang lagi korban tertembak di bagian perut dan meninggal tak lama kemudian.
Juru bicara untuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam penembakan itu. "Ini upaya Israel untuk menciptakan atmosfir eskalasi menjelang September," cetus juru bicara tersebut seperti diberitakan Reuters, Senin (1/8/2011).
Palestina berencana mengajukan keanggotaan penuh PBB atas sebuah negara merdeka di Tepi Barat dan Gaza pada September mendatang. Pembicaraan damai Israel dan Palestina yang disponsori Amerika Serikat mengalami kebuntuan tahun lalu. Sejauh ini upaya-upaya untuk memulai kembali negosiasi tersebut belum berhasil.
Juru bicara militer Israel mengkonfirmasi bentrokan antara warga Palestina dan pasukan Israel yang melakukan operasi penangkapan di kamp pengungsi Qalandiya tersebut. Dikatakannya, lima tentara Israel juga terluka dalam insiden itu. Namun juru bicara tersebut mengaku tak bisa mengkonfirmasi soal kematian dua warga Palestina dalam peristiwa itu.
(ita/nrl)











































