Polisi Vietnam menjelaskan pabrik yang tidak dilengkapi izin tersebut, tidak memiliki pintu keluar darurat. Akibatnya saat api berkobar, para pegawai kesulitan keluar pabrik. Demikian ditulis AFP, Sabtu (30/7/2011).
Kebakaran yang terjadi Jumat (29/8) sore ini bermula saat alat untuk menyatukan sol sepatu terbakar. Api cepat membesar karena banyak bahan-bahan yang mudah terbakar di pabrik itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui pabrik itu hanya memiliki satu buah pintu keluar yang sempit. Selain itu, lokasi pabrik berada di jalan yang sempit. Sehingga butuh waktu satu jam lebih untuk memadamkan api.
10 Orang korban diketahui adalah pekerja wanita. Termasuk dua adik pemilik pabrik sepatu yang merupakan warga Vietnam.
"4 Korban meninggal di rumah sakit," kata Phan.
Pabrik itu sendiri baru beroperasi sekitar 4 bulan. Ada 40 pekerja dalam pabrik sama sekali tidak dilengkapi alat pemadam kebakaran tersebut.
(rdf/nik)











































