Sekitar 700 keluarga bersikeras memeprtahankan rumah-rumah mereka yang terletak di kota kecil Libertador General San Martin di provinsi utara Jujuy, yang telah lama mereka tempati. Kawasan ini adalah salah satu daerah termiskin di Argentina.
Bentrokan meletus ketika polisi hendak melakukan eksekusi lahan sesuai dengan putusan pengadilan. Polisi pun berupaya membubarkan para penghuni liar.
"Seorang polisi tewas Begitu pula dua warga sipil muda.Sementara 30 orang luka-luka," kata Roberto Maizel, direktur Rumah Sakit Orias, dalam wawancara televisi dan radio setempat seperti dilansir AFP, Jumat (29/7/2011).
Polisi membubarkan para demonstran dengan peluru karet dan gas air mata. "Suara-suara tembakan terdengar keras sekali," kata Luciano Narduli, anggota kelompok kiri.
Berbatasan dengan Bolivia, Jujuy merupakan salah satu provinsi termiskin di negara-negara Amerika Selatan, yang dihuni oleh 670.000 penduduk pribumi.
(anw/fiq)











































