Dengan usianya tersebut, Nicholas mengalami kehamilan alami atau tidak menjalani program inseminasi ataupun program bayi tabung, yang peluang terjadinya adalah satu dari satu juta orang. Dan kemungkinan dirinya mengalami keguguran adalah 70 persen.
Kepada media mingguan Australia, Australian Women's Weekly edisi Agustus, Nicholas mengatakan, dirinya mengira sedang mengalami gejala menopause saat dia merasakan mual-mual di awal kehamilan. Namun suaminya, Peter Byrne menduga wanita itu hamil.
Setelah diperiksa dokter, dipastikan bahwa Nicholas mengandung. Saat itu, Nicholas merasa sangat cemas. Dia cemas akan kehamilannya dan khawatir orang-orang akan menyebutnya terlalu tua untuk menjadi ibu baru.
"Saya merasakan ketakutan besar, tak ada kata lain untuk itu," tutur Nicholas seperti dilansir News.com.au, Rabu (27/7/2011).
Namun segala ketakutan Nicholas sirna setelah bayi yang diberi nama Nicholas Jay lahir dengan selamat. Kondisi bayi yang kini berumur lima pekan itu sehat.
Ginekolog Australia, Dr Andrew Cary menyebut kelahiran tersebut sebagai "keajaiban" sebab Nicholas juga menderita kondisi yang akan menyulitkan kehamilan dan persalinan di usia berapapun.
(ita/nrl)











































