"Dia berkata beberapa kali bahwa dia berharap ditembak mati saat berjalan ke ruang sidang," kata pengacara Breivik, Geir Lippestad, kepada TV NRK, seperti dilansir AFP, Selasa (26/7/2011).
Sekelompok warga Norwegia yang marah memaki Breivik saat mobil yang membawa pria 32 itu memasuki pengadilan. Mereka meneriaki Breivik sebagai pengkhianat dan pembunuh.
"Dia memiliki persepsi realitas yang sama sekali berbeda dengan kita warga Norwegia, misalnya dia berpikir penyiksaan itu ada di penjara-penjara di Norwegia," tutur Lippestad.
Hakim memerintahkan Breivik ditahan selama 8 minggu, 4 minggu di antaranya di sel isolasi. "Dia tidak terkejut, ia menghadapi semuanya dengan tenang," kata Lippestad.
Tak cuma warga Norwegia saja yang marah pada penganut garis ultrakanan yang bercita-cita membebaskan Eropa dari penjajahan kaum Muslimin itu. Ayah Breivik, seorang mantan diplomat, saking kesalnya bahkan menyarankan anaknya itu bunuh diri saja ketimbang menghabisi banyak nyawa.
(nrl/vit)











































