Seorang petugas Kepolisian Senior Oslo, Oeystein Maeland mengungkapkan perubahan jumlah korban tewas tersebut, seperti dilansir AFP, Senin (25/7/2011).
Korban tewas akibat pemboman di wilayah pusat kota Oslo dilaporkan bertambah 1 orang menjadi 8 orang. Sedangkan jumlah korban tewas akibat aksi penembakan brutal di sebuah pulau turun dari 86 orang menjadi 68 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maeland menuturkan, semua jenazah telah dievakuasi dari pulau yang menjadi lokasi kejadian penembakan brutal oleh Anders Behring Breivik. Maka perkiraan jumlah korban tewas bisa lebih akurat.
"Angka ini masih bisa bertambah, pencarian jenazah masih terus dilakukan," ujarnya merujuk pada korban penembakan.
"Jumat (22/7) sore lalu menjadi situasi yang sangat kacau. Polisi saat itu juga fokus pada penanganan korban luka dan memberikan perawatan darurat, jadi dimungkinkan bahwa korban dihitung berulang kali," jelas Maeland.
Namun, karena jumlah korban masih belum pasti, polisi menolak untuk memberitahukan jumlah korban yang masih hilang akibat insiden tersebut.
(nvc/rdf)










































