Untuk Pertama Kali, Korban Strauss-Kahn Berbicara Kepada Publik

Untuk Pertama Kali, Korban Strauss-Kahn Berbicara Kepada Publik

- detikNews
Senin, 25 Jul 2011 11:28 WIB
Untuk Pertama Kali, Korban Strauss-Kahn Berbicara Kepada Publik
New York - Untuk pertama kalinya, pelayan hotel yang melaporkan mantan bos IMF Dominique Strauss-Kahn atas tuduhan kekerasan seks, berbicara kepada publik.

Wanita asal Guinea bernama Nafissatou Diallo itu untuk pertama kalinya membeberkan secara terbuka tentang percobaan pemerkosaan yang dialaminya di Hotel Sofitel, New York, Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi AS, ABC, wanita berumur 32 tahun itu mengatakan dirinya berbicara jujur dan menginginkan keadilan ditegakkan.

"Saya menginginkan keadilan. Saya ingin dia masuk penjara," cetus Diallo dalam wawancara tersebut seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Senin (25/7/2011).

"Saya ingin dia tahu bahwa ada beberapa tempat di mana Anda tak bisa menggunakan uang Anda, Anda tak bisa menggunakan kekuasaan Anda saat Anda melakukan hal seperti ini," kata wanita itu.

"Saya tak pernah ingin ke publik tapi saya tak punya pilihan. Sekarang, saya harus ke publik. Saya terpaksa, untuk diri saya sendiri. Saya harus mengatakan yang sebenarnya," imbuhnya.

Sementara dalam wawancara dengan majalah Newsweek, Diallo menceritakan bagaimana Strauss-Kahn memuji dirinya. "Anda cantik," begitu kata Strauss-Kahn kepada Diallo ketika itu. Setelah itu Strauss-Kahn mendekati Diallo dan mendorongnya ke ranjang.

"Saya bilang, Pak hentikan. Saya tak ingin kehilangan pekerjaan saya," ujar Diallo menceritakan kejadian pada 14 Mei lalu tersebut.

Wawancara Diallo itu dianggap sebagai upaya untuk membersihkan namanya setelah para jaksa New York terang-terangan mempertanyakan kredibilitasnya. Jaksa juga menyebut keterangan Diallo berubah-berubah dan bahkan berbohong soal aplikasi suakanya di AS.

Strauss-Kahn sendiri mengaku tak bersalah atas dakwaan penyerangan seks tersebut.

(ita/nrl)


Berita Terkait