"Dia memiliki dua keinginan: yang pertama ada sidang terbuka dan kedua dia diizinkan memakai seragam," kata pengacara Breivik, Geir Lippestad, kepada channel televisi NRK sebagaimana dilansir AFP, Senin (25/7/2011).
Seragam apa yang dimaksud kliennya, Lippestad tidak tahu menahu. "Saya tidak tahu seragam apa," katanya, sembari menambahkan bahwa kliennya yang berusia 32 tahun itu ingin menjelaskan mengapa dia melakukan pembantaian dan 'ingin melakukannya secara terbuka'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hening selama 1 menit akan diadakan di seluruh Norwegia di siang waktu setempat atau sekitar pukul 17.00 WIB.
Dalam tulisannya sepanjang 1.500 halaman di internet, Breivik menyatakan, aksiya bermaksud untuk mengakhiri penjajahan berabad-abad oleh kaum Muslimin di Eropa.
Aksi Breivik menewaskan sedikitnya 7 orang dalam serangan bom di kompleks pemerintahan di Oslo hari Jumat. Tak lama kemudian 86 tewas dalam penembakan membabi buta di Pulau Utoeya, tempat pemuda Partai Buruh melakukan kemping. Saksi mata melihat pelaku teror itu mengenakan seragam mirip polisi.
Breivik dijatuhi sangkaan melakukan aksi terorisme. Dia banyak disebut terkait dengan jaringan ekstrem kanan.
Ribuan orang hadir pada acara perkabungan yang dipusatkan di Oslo, hari Minggu. Sejumlah warga Muslim juga ikut bergabung ke gereja tempat dilangsungkannya misa, kata wartawan BBC, Stephen Evans, di Oslo.
Seorang warga Muslim,mengaku bernama Ali, mengatakan mulanya sebagian orang menduga ini pekerjaan al-Qaeda.
"Norwegia adalah negara yang ramah pada semua orang," katanya pada BBC. "Negeri ini merangkul semuanya dan waktu saya tahu pelakunya adalah orang Norwegia, saya sangat kaget. Dia penuh kebencian."
(nrl/vit)











































