"Pemerintah Indonesia syok dan sedih terhadap terjadinya pemboman di Norwegia dan menyampaikan simpati dan duka cita yang mendalam terhadap keluarga korban atas serangan tersebut," kata juru bicara Kemlu Michael Tene saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/7/2011).
Pemerintah RI yakin Norwegia bisa segera keluar dan bisa menghadapi duka yang mendalam tersebut. "Pemerintah Indonesia percaya, pemerintah dan rakyat Norwegia akan mampu menghadapi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedutaan kita sudah mengumpulkan informasi korban dan belum ditemukan korban WNI," tuturnya.
Penembakan brutal di Pulau Utoeya terjadi setelah peledakan bom di Oslo, ibukota Norwegia yang menewaskan 7 orang. Total korban tewas akibat insiden tersebut 87 orang.
Dua serangan teror dalam satu hari itu merupakan merupakan peristiwa paling mematikan di Norwegia setelah Perang Dunia II sekaligus sebagai serangan paling mematikan di Eropa Barat sejak pengeboman di London, Inggris tahun 2005 lalu yang menewaskan 52 orang.
(ndr/aan)
