Heli tersebut ditemukan di area hutan lebat di sekitar perbatasan Myanmar. Black Hawk itu ditemukan tiga hari setelah heli tersebut hilang saat dalam misi menjemput lima jenazah tentara yang tewas dalam kecelakaan pesawat sebelumnya.
"Saya bisa konfirmasi bahwa keseluruhan 9 penumpang tewas dalam kecelakaan Black Hawk," kata Kolonel Thammanoon Withee, juru bicara militer kepada kantor berita AFP, Jumat (22/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini jelas merupakan tragedi berturut-turut bagi militer Thailand. Sebab heli Black Hawk tersebut jatuh saat akan menjemput jasad lima prajurit yang tewas saat heli Huey yang mereka naiki jatuh saat cuaca buruk pada Sabtu, 16 Juli lalu.
Heli Black Hawk tersebut ditemukan hanya beberapa meter dari lokasi kecelakaan pertama.
Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva sebelumnya menyatakan kepada para wartawan, dua kecelakaan tersebut telah berdampak sangat besar bagi moral militer dan "mulai sekarang mereka harus sangat berhati-hati," katanya.
(ita/nrl)











































