"Saya memuji ASEAN dan China yang terus bekerja sama menyepakati panduan perdamaian Laut China Selatan," ucap Hillary sesaat sebelum melakukan pertemuan dengan Menlu China Yang Jiechi di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Jumat (22/7/2011).
Hillary dan Jiechi melakukan pertemuan bilateral pada ARF. Pertemuan ARF juga diikuti oleh menteri luar negeri Korea Selatan, Korea Utara, Jepang, Rusia, dan Australia.
Β
Pangkal sengketa Laut China Selatan adalah Kepulauan Spratly yang dibatasi oleh wilayah perairan dari beberapa negara, yaitu Filipina, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Cina. Negara tersebut terlibat klaim wkarena berbatasan dengan Kepulauan Paracel yang terletak di sebelah utara Kepulauan Spratly, yang terletak 227,8 km dari Pulau Hainan, China.
Kini, China bersama 10 anggota ASEAN telah mendapatkan panduan yang telah disetujui pada 20 Juli 2011. Panduan tersebut untuk mengurangi ketegangan di wilayah perairan tersebut.
"Kesepakatan panduan menjadi terobosan signifikan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah ini," kata Jiechi.
(gds/fay)











































