Cameron akan ditanyai mengenai keputusannya untuk memilih mantan editor News of The World, Andy Coulson sebagai kepala komunikasinya. Demikian seperti diberitakan Reuters, Rabu (20/7/2011).
Pemimpin Partai Buruh Ed Miliband sebelumnya telah menekan Cameron soal Coulson yang mengundurkan diri sebagai editor News of the World pada tahun 2007. Meski mengundurkan diri namun Coulson membantah dirinya terlibat setelah dua orang yang dipekerjakan oleh News of The World dipenjara karena skandal penyadapan telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cameron berdalih bahwa dirinya memilih Coulson karena tak ada bukti-bukti keterlibatannya dalam skandal penyadapan telepon.
Coulson kemudian mundur dari jabatannya itu pada Januari lalu, sebelum polisi mulai melakukan investigasi baru atas skandal tersebut.
Cameron pun menjadi sorotan para politikus setelah Coulson ditangkap awal bulan ini dan kemudian dibebaskan dengan jaminan. Salah satunya, Ed Miliband mempertanyakan penilaian Cameron yang memberikan jabatan di pemerintahan bagi Coulson.
(ita/nrl)











































