Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Alain Juppe mengatakan, pihaknya masih menunggu jawaban Khadafi atas usulan tersebut.
"Salah satu kemungkinan yang tengah dipertimbangkan adalah bahwa dia tetap tinggal di Libya namun atas syarat yang jelas bahwa dia mundur dari kehidupan politik Libya," kata Juppe pada stasiun televisi LCI seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (20/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gencatan senjata itu menyangkut komitmen resmi dan jelas Khadafi untuk menyerahkan tanggung jawab sipil dan militernya," tandas Juppe.
Prancis ikut serta dalam serangan-serangan udara NATO yang terus dilancarkan atas Libya. Prancis juga merupakan negara asing pertama yang secara resmi mengakui Dewan Nasional Transisi bentukan kelompok pemberontak.
(ita/nrl)











































