Rebekah, 'Putri Kelima' Murdoch yang Memulai Karier Sebagai Sekretaris

Skandal Penyadapan Telepon

Rebekah, 'Putri Kelima' Murdoch yang Memulai Karier Sebagai Sekretaris

- detikNews
Senin, 18 Jul 2011 12:37 WIB
Rebekah, Putri Kelima Murdoch yang Memulai Karier Sebagai Sekretaris
London - Rebekah Brooks menjadi buah bibir seiring meledaknya skandal penyadapan telepon News of the World (NOTW) milik raja media Rupert Murdoch. Akhir pekan ini dia ditangkap polisi saat sukarela mendatangi kantor polisi untuk diperiksa. Perempuan berambut merah ini bebas dengan jaminan.

Penangkapannya terjadi setelah dua hari ini dia mundur sebagai eksekutif puncak News International, sayap kerajaan media Murdoch di Inggris. Demikian diberitakan AFP, Senin (18/7/2011).

Perempuan 43 tahun ini memulai karier sebagai sekretaris 22 tahun lalu di NOTW. Dia moncer melalui pesona dan tekatnya untuk menjadi editor di tabloid itu, sebelum pindah ke tabloid satu kelompok, The Sun. Dia kemudian menjadi eksekutif puncak di News International.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rebekah mendapat julukan "anak perempuan kelima" Murdoch karena kedekatannya dengan taipan 80-an tahun itu. Kedekatan ini semakin jelas ketika Murdoch yang berbasis di AS, terbang ke London, seminggu lalu. Ketika ditanya apakah prioritasnya dalam menangani krisis itu, Murdoch menunjuk pada Rebekah dan berkata,"Yang ini."

Rebekah juga sukses memasuki lingkaran tertinggi politik Inggris. Rebekah tercatat sebagai anggota perhimpunan terkenal "Chipping Norton". Dia tinggal di dekat rumah PM David Cameron di desa kuno Oxfordshire. Pada Desember 2010, Cameron dan istrinya bertamu ke rumah Rebekah. Obrolan mereka ringan-ringan saja, yaitu soal sosis, kudapan saat piknik.

Rebekah juga merupakan tamu di kediaman pribadi resmi Cameron, Chequers, pada Juli dan Agustus 2010. Data itu dikeluarkan oleh Downing Street, di tengah kehebohan mengenai kedekatan hubungan PM Cameron dengan kerajaan media Murdoch.

Cameron menghadiri pernikahan Rebekah pada 2009, ketika Rebekah menikahi suami keduanya, mantan pelatih kuda Charlie Brooks. Tamu pernikahan itu termasuk Murdoch dan politisi yang kemudian menjadi PM dari Partai Buruh, Gordon Brown.

Di tengah tekanan yang kuat pada Rebekah pekan lalu, Cameron belakangan ini menyebut bahwa Rebekah harus mundur dari posisinya. Sedangkan Murdoch akhirnya 'mengorbankan' Rebekah dengan mundurnya Rebekah pada hari Jumat (15/7), setelah sebelumnya Murdoch menutup tabloid NOTW lima hari sebelumnya. Penutupan tabloid berusia 168 tahun itu semula disebut-sebut sebagai upaya penyelamatan Rebekah oleh Murdoch.

"Kebijaksanaan, kebaikan hati dan nasihat-nasihat tajam Rupert membimbing saya sepanjang karir saya," tulis Rebekah dalam pesan perpisahannya pada hari Jumat.

Rebekah menjadi editor NOTW pada tahun 2000 hingga 2003, ketika koran itu dituding meretas ponsel Milly Dowler, seorang pelajar Inggris yang tewas terbunuh, yang menjadi pemicu terkuaknya skandal ini. Rebekah bersikeras mengaku tak tahu apa-apa atas praktek yang menyalahi etika jurnalistik itu.

Lahir pada 1968, Rebekah bercita-cita menjadi jurnalis sejak berusia 14 tahun. Dia besar di Cheshire, Inggris bagian barat laut, sebelum belajar sebentar di Sorbonne, Paris.

Setelah bertugas di pers regional, dia bergabung dengan News of the World pada usia 20 tahun dan menjadi editor pada tahun 2000. Tiga tahun kemudian dia pindah menjadi editor perempuan pertama di The Sun, tempat bekerjanya selama 6 tahun.

Rebekah terkenal karena tekatnya dalam mengejar sebuah berita -- dan lidahnya yang tajam.
Β 
Kehidupan personal Rebekah, berulangkali, penuh warna sebagaimana berita-berita di koran yang dia edit.

Pada tahun 2005 dia ditangkap polisi dan kemudian dibebaskan tanpa tuntutan setelah polisi dipanggil ke rumah tempatnya tinggal dengan suami pertamanya, Ross Kemp, yang saat itu tengah mengalami cidera di mulut.

Kedekatan Rebekah dengan Murdoch juga menjadi sorotan di media rivalnya di Inggris. Disebutkan, putri Murdoch, Elisabeth, membenci Rebekah dan menyebut Rebekah telah menghancurkan News International.

(nrl/vit)


Berita Terkait