Petinggi Polisi Inggris Ikut Mengundurkan Diri

Skandal Penyadapan Telepon

Petinggi Polisi Inggris Ikut Mengundurkan Diri

- detikNews
Senin, 18 Jul 2011 05:13 WIB
Petinggi Polisi Inggris Ikut Mengundurkan Diri
Jakarta - Petinggi polisi Inggris, Paul Stephenson resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Ia meletakkan jabatan terkait dengan skandal penyadapan telepon yang dilakukan media News International, konglomerasi media milik Rupert Murdoch.

"Sore ini saya memberitahu Menteri Dalam Negeri dan Walikota atas niat saya untuk mengundurkan diri sebagai Komisaris Polisi Metropolitan," kata Stephenson seperti dikutip dari AFP, Senin (18/7/2011).

Kepolisian Inggris sendiri mengalami kecamanan karena penanganan yang mereka lakukan atas kasus tersebut. Stephenson akan menghadapi tuduhan pada minggu-minggu ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stephenson dikaitkan dengan mantan editor eksekutif News of the World, Neil Wallis, dalam sebuah laporan yang mengatakan petinggi polisi itu diservis untuk tinggal selama lima minggu di rumah spa mewah. Di spa itu, Wallis pernah bekerja sebagai konsultan hubungan masyarakat di tempat tersebut.

Pihak rumah spa pun telah dimintai keterangan mengapa ia mempekerjakan Wallis sebagai konsultan dua bulan setelah ia keluar dari News of the World. Namun akhirnya, Wallis ditangkap pada pekan lalu.

"Saya telah mengambil keputusan ini sebagai akibat dari spekulasi yang sedang berlangsung dan tuduhan dan berkaitan dengan News International pada tingkat tinggi dan khususnya untuk Neil Wallis yang seperti Anda ketahui telah ditangkap pekan lalu," ujarnya.

Namun ia tetap bersikeras dirinya tidak melakukan hal yang salah. "Biar jelas, saya dan orang-orang yang mengenal saya tahu bahwa integritas saya benar-benar tinggi," ucap Stephenson.

"Saya mungkin telah melakukan hal yang berbeda tapi aku takkan kehilangan integritas pribadi saya," tutupnya.

Dalam kasus ini, polisi juga sudah menahan Bos News International Rebekah Brooks. Brooks ditahan dalam kasus skandal penyadapan telepon.

(feb/rdf)


Berita Terkait