Khadafi Bersumpah Takkan Tinggalkan Libya, NATO Gencarkan Serangan

Khadafi Bersumpah Takkan Tinggalkan Libya, NATO Gencarkan Serangan

- detikNews
Minggu, 17 Jul 2011 16:48 WIB
Khadafi Bersumpah Takkan Tinggalkan Libya, NATO Gencarkan Serangan
Tripoli - Pemimpin Libya, Muammar Khadafi, bersumpah tidak akan meninggalkan wilayah Libya meski apa pun yang terjadi. Dia bertekad untuk tetap bertahan di wilayah nenek moyangnya tersebut.

"Mereka meminta saya untuk pergi. Itu sebuah lelucon. Saya tidak akan pernah meninggalkan wilayah nenek moyang saya yang telah mengorbankan dirinya bagi saya," ujar Khadafi melalui sebuah pengeras suara di hadapan para pendukungnya di kota Zawiyah yang berada sekitar 50 kilometer di sebelah barat Tripoli.

"Saya siap mengorbankan diri saya bagi rakyat dan saya tidak akan pernah menyerah di tanah yang dihiasi darah nenek moyang saya yang berjuang melawan kolonial Inggris dan Italia," tegasnya pada Sabtu (16/7) seperti dilansir AFP, Minggu (17/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para tikus-tikus itu telah menyandera orang-orang kita di wilayah Benghazi, Misrata dan wilayah pegunungan bagian barat. Mereka bahkan dijadikan perisai manusia. Lima juta pasukan bersenjata Libya akan mendatangi mereka demi membebaskan kota-kota tersebut," imbuh Khadafi.

Pernyataan Khadafi tersebut sontak memicu serangan roket dari NATO di wilayah Tripoli, Libya. Sejak pernyataan Khadafi itu, terhitung ada 13 kali ledakan roket yang terdengar di sejumlah wilayah Tripoli.

Sedangkan stasiun televisi setempat, Al Jamaahriya menyebutkan bahwa NATO telah melakukan serangan terhadap wilayah sipil dan militer yang ada di distrik Ain Zara dan Tajoura yang berada di wilayah pinggiran Tripoli bagian timur.

Dari salah seorang sumber militer Libya disebut-sebut bahwa serangan tersebut telah memakan korban jiwa. Namun sayangnya tidak disebutkan jumlah pastinya.

(nvc/nrl)


Berita Terkait