Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengutuk pengeboman tersebut. Obama pun mengatakan, AS siap membantu.
"Rakyat Amerika akan mendukung rakyat India di masa-masa cobaan ini dan kami akan menawarkan dukungan atas upaya-upaya India membawa para pelaku kejahatan mengerikan ini ke pengadilan," tegas Obama dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (14/7/2011)..
Kementerian Dalam Negeri India menyebut tiga ledakan terorganisir tersebut sebagai "serangan teror. Salah satu ledakan bom terjadi di distrik Opera House yang populer di kalangan turis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga tahun lalu, Mumbai juga mengalami serangan teroris mengerikan. Pada November 2008, para militan melancarkan setidaknya 10 pengeboman dan serangan-serangan penembakan di Mumbai. Mereka sempat mengepung dua hotel terbesar di Mumbai selama lebih dari 60 jam. Peristiwa berdarah itu menewaskan 166 orang.
(ita/nrl)











































